Monday, June 13, 2011

USM STAN 2011 Batal Karena Tidak Disetujui Menkeu?

Menkeu Agus Martowardojo
Sampai saat ini pengumuman pendaftaran Ujian Saringan Masuk (USM) STAN belum lagi dikeluarkan secara resmi oleh pihak STAN. Menurut isu yang beredar sebenarnya proposal USM STAN 2011 sudah diajukan oleh pihak BPPK (Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan) dalam hal ini STAN, tetapi tampaknya Menteri Keuangan Agus Martowardojo belum mau tanda tangan. Menkue Agus Martowardoyo mempunyai kriteria tersendiri untuk menjaring para pegawainya kelak. Karena sama-sama kita tahui bersama lulusan STAN hampir 90% bekerja di Kementerian Keuangan. Fakta ini diperkuat lagi dengan latar belakang Menkeu Agus Martowardojo yang merupakan mantan Direktur Utama Bank Mandiri yang tentunya mempunyai syarat-syarat kepersonaliaan tersendiri yang ketat dalam menjaring pegawai.
Sampai tulisan ini diturunkan STAN hanya menuliskan di website-nya: Sampai saat ini STAN belum menerbitkan release secara resmi tentang USM STAN 2011, sehingga pihak STAN tidak bertanggung jawab akan pengumuman yang diterbitkan oleh pihak-pihak lain. Ketika tulisan ini diturunkan pun website resmi STAN yang beralamat di http://stan.ac.id tidak bisa dibuka. 
 Isu ini juga diperkuat lagi dengan riwayat pendaftaran pembukaan USM STAN yang biasanya dibuka tidak jauh-jauh dari akhir bulan Mei sampai bulan Juni. Namun, sampai pertengahan Juni 2011 sekarang pengumuman USM STAN belum lagi dibuka.
Selain itu, keberadaan STAN cukup dipertanyakan. Karena menurut beberapa pejabat BPPK sendiri, garis organisasi STAN dengan BPPK yang merupakan unit eselon 1 yang berada di bawah Kemenkeu, boleh dikatakan tidak ada.
Selain itu berdasarkan landasan hukum, keberadaan STAN yang merupakan PTK juga dianggap melanggar UU No.20 Tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional menurut mantan Mendiknas Bambang Sudibyo. Hal ini diperparah lagi dengan keberadaan PP No.14 Tahun 2010 yang mewajibkan input dari PTK haruslah berpendidikan S1 atau setara, sehingga PTK termasuk STAN hanya sebagai pendidikan profesi saja. STAN yang selama ini langsung menjaring mahasiswa dari latar belakang SMA atau setara pun dianggap melanggar PP ini oleh sebagian pihak.

22 comments:

  1. Isu masih isu tenang aja....
    saya anak STAN jadi isu ini sudah menjadi rahasia umum di kampus STAN sendiri..hehe

    Tapi berdoa saja semoga USM STAN tetep ada...n kabar2nya cmn nerima D1 aja...

    ReplyDelete
  2. mas/mbak admin yang terhormat
    tolong jangan membuat isu yang berpotensi bikin panas banyak pihak
    jangan membuat pernyataan berdasarkan intuisi saja
    faktanya kan usm memang belum diumumkan tapi belum tentu dibatalkan kan?

    ReplyDelete
  3. Kedatangannya sudah ditunggu oleh lulusan tahun kemarin dan tahun sekarang. Tapi sampai saat ini belum ada info yang benar-benar akurat. Jadi sudah sewajarnya jika kami para calon pendaftar bertanya-tanya dan mencari tahu ada apa dibalik ini semua.

    ReplyDelete
  4. Woi, lo mau nyari traffic hah?
    Kampung bgt cara lo bos.

    ReplyDelete
  5. bung, coba cari deh UU SISDIKNAS itu udah kalah uji materil di MK, udah ga berlaku lagi lah yaaaypo

    ReplyDelete
  6. bung, coba cari deh UU SISDIKNAS itu udah kalah uji materil di MK, udah ga berlaku lagi lah yaaaypo

    ReplyDelete
  7. saya harap anda sudah memikirkan dampak yang akan timbul dari apa yang anda tulis, apa anda mau bertanggung jawab apabila ternyata tulisan ini malah menyurutkan semangat teman-teman yang sedang berusaha untuk masuk stan?
    setiap yang kita ucapkan harus bisa kita pertanggungjawabkan.
    mencari popularitas kah? kesempatan dalam kesempitan kah?
    semoga saja tidak.

    ReplyDelete
  8. mhon maf Mas,mending tulisan Mas dihapus ato minimal diklarifikasi lha...jgn sampai opini yg berkembang di publik membuat citra Kemenkeu (dalam hal ini STAN) buruk...pihak Kemenkeu sedang membangun citra positif n berusaha sebisa mungkin melakukan hal yg baik n benar untuk memperbaiki citra yg rusak oleh salah 1 orang yg semua orang pasti tau...jgnlah admin ini merusak lg citra positif yg sedang dibangun dengan menebar isu seperti ini...mohon dipertimbangkan oleh admin...

    ReplyDelete
  9. gan sebaiknya dihapus... ingat bagaimana STAN n KEMENKEU terhadap info2 dari blog anak2 naungannya? Ingat blognya aclak yg buat kitsda turun tangan?

    Isu ini sensitif... terlalu sensitif... melempar bola panas begini justru bisa mengenai diri sendiri lho...

    ReplyDelete
  10. sudah sekian lama saya menunggu info usm stan, pastinya bertanya-tanya.. Sementara web resmi tidak memberikan jawaban,tulisan ini justru membantu saya untuk bisa mengerti, paling tidak siap untuk kemumgkinan terburuk... untuk instansi yang 'sensitif' info semacam ini tidak perlu dihapus / ditutup / diperkarakan kalau instansi sendiri tidak mampu memberi jawaban... bukankah kita menghendaki keterbukaan dan kedewasaan? maaf kalau ada yang tesinggung...

    ReplyDelete
  11. denger2 UU sisdiknas udah dibatalkan sama MK lho...
    STAN adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah kemenkeu, jadi sebelum mengeluarkan keputusan memang tak bisa lepas dari persetujuan atasannya, saat ini yg saya tahu masih dirapatkan kok (info dari temen yg pegawai di STAN), USM ini kan ga simpel, ada banyak hal yg harus dibahas termasuk berapa yg akan diterima, de el el

    ReplyDelete
  12. Klarifikasi:
    Mohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan dengan postingan saya kali ini. Tolong fokuskan perhatian pembaca dengan tanda tanya "?" di judul artikel ini. Semuanya serba kemungkinan. Saya hanya mengekspresikan sesuatu hal yang saya pahami dan saya yakin Indonesia adalah negara demokratis yang memberikan setiap kesempatan kepada WN-nya untuk menyatakan pendapat dan ekspresi. Semua isi artikel ini adalah pendapat saya. Dan setiap pendapat bisa benar bisa salah. Tidak ada maksud untuk memperjelek citra STAN dan Kemenkeu, saya bangga bisa kuliah di STAN. Justru STAN akan terbantukan karena apapun keputusan yg akan STAN ambil terkait USM STAN, khalayak sudah siap terlebih dahulu akan keputusan tersebut. Saya pun mengharapkan USM STAN 2011 tetap ada. Terakhir jayalah selalu kampus perjuangan, kampus plat merah punggawa keuangan negara sekolah tinggi akuntansi negara.
    terima kasih buat temen2 yg komen, blog-ku jadinya makin rame... :D

    ReplyDelete
  13. INI HANYA BLOGSPOT.BISA DIEDIT SAMA YANG BUAT.NYANTAI AZA KAWAN.BELUM ADA PENGUMUMAN RESMI.TAPI EMANG SEBAIKNYA NYARI UNIVERSITAS LAIN DULU.UNTUK JAGA-JAGA.LAGIPULA USM STAN ITU SOALNYA TIDAK GAMPANG.BELUM TENTU BISA MASUK JUGA KAN.

    ReplyDelete
  14. Itu benaran pa cuma isu sich kak???
    WAh... brabe tuh lok gag da USM... :(

    ReplyDelete
  15. isu koq santai aja. isu terbaru yang berkembang di kampus stan, katanya USM STAN untuk D1 udah ditanda tangani Pak Menkeu, d1 -nya klo gak salah Anggaran, Bea Cukai, sama Pajak. Klo untuk D3 kayaknya blum ditandatangani...tetep semangka dan berdoa!!! :D

    ReplyDelete
  16. mungkin memang STAN melanggar beberapa PP, namun perlu diingat keberadaan STAN sangat membantu masyarakat yg pengen kuliah tp ga sanggup dg biaya kul yg mahal skrg ini.
    yg pengen kul di STAN, tetep semangat. dapet banyak pelajaran dan kenangan disana

    ReplyDelete
  17. Setuju sekali semoga bisa jadi bahan pertimbangan buat para pengambil kebijakan... :)

    ReplyDelete
  18. waaaa... kasian dong orang2 yang pingin kuliah tapi kurang mampu financialnya.. kuliah jaman sekarang kan mahal..

    untuk bapak mentri yang bijaksana, tolong dipertimbangkan yaa nasib orang2 tersebut.

    ReplyDelete
  19. Hm.....smoga saja hanya isuu....
    Aaamin
    dan scptnya bisa d buka pndftrnya.

    ReplyDelete
  20. Sudah seharusnya kebijakan tentang USM STAN diputuskan jauh jauh hari. Kasihan kan adik adik atau teman kita yang sudah mengeluarkan dana tambahan untuk bimbingan belajar USM STAN.. Lalu bagaimana kabarnya teman kita yang cuti kuliah? Seandainya tahu lebih awal, tentu tidak akan berdampak sebesar ini.... :(

    ReplyDelete
  21. Udah ada pengumuman resminya, cek http://www.mediafire.com/?ggiyd06kmp4spl4

    ReplyDelete